Mode Indonesia

Ada orang yang namanya lekat sebagai pembangun kota bersejarah bahkan pembangun sebuah imperium. Ada juga orang yang bahkan anaknya saja tidak mengenalnya.

Mode English

There are people whose names stick as historic city builders and even builders of an empire. There are also people whose children do not even know him.

Deskripsi Pengarang

Habiburrahman el-Shirazy adalah seorang novelis Indonesia yang namanya masuk dalam 200 daftar mubalig yang dirilis oleh Kementerian Agama pada Jumat, 18 Mei 2018. Selain sebagai novelis, pria yang akrab disapa Kang Abik ini juga dikenal sebagai sutradara, dai, penyair, sastrawan, pimpinan pesantren, dan penceramah.

Karya-karyanya banyak diminati tak hanya di Indonesia, tetapi juga di mancanegara seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Hongkong, Taiwan, Australia, dan Komunitas Muslim di Amerika Serikat. Di antara karya-karyanya yang telah beredar di pasaran adalah Ayat-Ayat Cinta, Di Atas Sajadah Cinta, Ketika Cinta Berbuah Surga, Pudarnya Pesona Cleopatra, Ketika Cinta Bertasbih, Ketika Cinta Bertasbih 2, Dalam Mihrab Cinta, Bumi Cinta, dan The Romance.

Sebagai sarjana lulusan Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir ini, dia pernah memimpin kelompok kajian MISYKATI (Majelis Intensif Yurisprudens dan Kajian Pengetahuan Islam) di Kairo pada tahun 1996-1997. Pada pertengahan Oktober 2002, dia diminta ikut mentashih Kamus Populer Bahasa Arab-Indonesia yang disusun oleh KMNU Mesir dan diterbitkan oleh Diva Pustaka Jakarta. Kemudian dirinya juga diminta menjadi kontributor penyusunan Ensiklopedia Intelektualisme Pesantren: Potret Tokoh dan Pemikirannya.

Kini, aktivitas kesehariannya lebih banyak digunakan untuk memenuhi undangan mengisi seminar dan ceramah, di samping itu dia juga menulis novel yang menjadi pekerjaan utamanya dan sesekali menulis skenario sinetron untuk Sinemart.

Sumber : Tirto.ID

    Leave a Reply

    avatar
      Subscribe  
    Notify of